March 19, 2012 Posted by: Leave a comment - Permalink

Alasan Obat Antibiotik Harus Diminum Sampai Habis

Beberapa waktu yang lalu setelah mengalami aktifitas yang cukup melelahkan, kondisi badan saya mengalami penurunan yang drastis hal itu berdampak buruk bagi kesehatan saya dan alhasil penyakit kambuhan saya “Radang Tenggorokan” menghinggapi. Setelah tahu akan hal tersebut saya langsung ke dokter untuk memeriksakan diri dan hal pertama yang terlintas dibenak saya adalah ” pasti nanti akan diberi obat amoxcillin (salah satu jenis obat antibiotik ).”.

Dan benarlah dugaan saya setelah menerima recep dan menunggu akhirnya obat yang saya tunggu dapat saya ambil. Amoxcillin yang sering saya minum ketika radang tenggorokan sakit pun didapat. Tapi sampai sekarang saya selalu teringat akan pesan Dokter ” Tolong obat ini diminum sampai habis walaupun keadaan sudah membaik !”

Dari kata-kata tersebut dipikiran saya selalu terngiang ” kenapa obat antibotik (amoxcillin) harus diminum sampai habis walaupn keadaan kita sudah membaik.?

Dan akhirnya setelah saya telusuri jawaban pertanyaan itu muncul di situs ini. Yang menyatakan bahwa jika anda tidak menghabiskan antibiotik walupaun keadaan anda sudah sehat adalah:

Pertama, semua bakteri yang menyebabkan infeksi mungkin tidak terbunuh. Akibatnya infeksi bisa muncul kembali ditemat yang sama bahkan ditempat lain.

Kedua, akan terjadi resistensi bakteri itu atas antibiotik. Anda harus tahu, cara terbaik untuk menyebabkan bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik adalah dengan “memperlakukan mereka secara salah”. Bakteri berkembang biak sangat cepat. Ketika mereka berkembang biak, kesalahan acak terjadi di DNA mereka yang dapat membuat mereka resisten terhadap antibiotik.

Ketiga, membuat bakteri makin tangguh. Beberapa bakteri dapat membuat sistem kekebalan tubuh melakukan hal-hal yang tidak seharusnya. Sebuah contoh klasik dari hal ini adalah ketika radang tenggorokan menyebabkan demam rematik. Penyebab penyakit ini tidak sepenuhnya dipahami, namun diperkirakan bahwa ada bagian dari tubuh yang memiliki komponen yang secara kimiawi mirip dengan kuman yang menyebabkan radang tenggorokan, Grup A Streptococcus bakteri. Jadi, ketika sistem kekebalan mulai melawan bakteri ini, itu membingungkan tubuh (khususnya bagian-bagian tertentu dari otak, sendi, ginjal, dan jantung) dengan bakteri yang menyebabkan kerusakan pada bagian-bagian tubuh. Butuh beberapa saat untuk proses ini terjadi, sehingga adalah umum untuk gejala demam rematik akut muncul pada hari-hari setelah infeksi tenggorokan. Namun, hampir tidak pernah terjadi ketika radang tenggorokan awal benar-benar diobati dengan antibiotik.

Dan semua keterangan ini cukup menegaskan bagi saya untuk menghabiskan obat antibiotik bila saya terkena radang tenggorokan lagi.

” Obat terbaik adalah mencegah lebih dini, dan pencegahan yang terbaik adalah berpikir positif, hidup sehat, dan berdoa “

March 1, 2012 Posted by: Leave a comment - Permalink

Budi Mulia Pondok Nyaman Meningkatkan Iman

Yogyakarta salah satu provinsi yang memang memiliki daya tarik tersendiri, tentunya juga bagi mereka yang ingin menuntut ilmu. Dengan banyaknya Universitas yang ditawarkan hal ini tentunya juga menyebabkan banyaknya mahasiswa yang bermukim di Yogyakarta yang berasal dari luar kota bahkan luar pulau, dan salah satu kendala yang sering dihadapi adalah tempat tinggal yang khususnya saya bahas adalah tempat tinggal murah. Dan sering banyak pelajar/mahsiswa yang mendapatkan  kost dan kontrakan yang murah tapi itupun sarana yang didapat dari lingkungan tidaklah cukup memuaskan, untuk itulah saya membahas salah satu alternatif untuk masalah itu. Yakni menuju “Pondok Mahasiswa” . Dan satu yang saya bahas adalah PP Budi Mulya tempat saat ini saya tinggal sebagai mahasiswa dan juga santri.

PP Budi Mulya yang terletak di Jalan Kaliurang km.8 tepatnya di Perum Banteng 3 adalah satu satu pondok yang bagi saya sendiri memiliki sebuah kekhasannya tersendiri pasalnya bukan hanya fasilitas dan ustadz yang luar biasa bagus. Akan tetapi lingkungan yang rindang dan juga santri lain yang memang memiliki komitmen, itupun masih ditambah kebebasan individu kita, sarana hotspot dan pengelolaan pondok dengan sistem organisasi santri. Jadi disini adalah salah satu tempat yang menurut saya mampu membentuk kepribadian dan juga mental kita.

Untuk masalah biaya, pondok sendiri hanya memungut biaya saat pendaftaran yakni 350.000 rupiah, dan selanjutnya diserahkan pada hasil musyawarah bersama kita sebagai badan organisasi santri dengan sistem musyawarah. Untuk tahun saya sebulan hanya 20 ribu itupun hanya untuk membayar biaya listrik.

Untuk itu tidak ada salahnya bahkan sangat recomended sekali untuk menjadi santri dan juga mahasiswa. Inilah alternatif yang saya sarankan dan info juga bahwa Yogyakarta masih memiliki Pondok Mahasiswa lainnya yang tidak kalah bagusnya dengan Budi Mulya.

” Ilmu tanpa agama buta, Agama tanpa ilmu lumpuh “

February 17, 2012 Posted by: Leave a comment - Permalink

Penyebab dan cara mengatasi vertigo

Pengalaman pertama kali ketika saya mendapatkan gejala vertigo amatlah tidak menyenangkan, merasa takut dan cemas apakah vertigo yang saya alami adalah pertanda bahwa saya mempunyai penyakit yang serius karena umur saya juga masih 19 tahun. Bahkan sering saya mendapatkan informasi bahwa vertigo adalah awal dari stroke, dan penyakit serius lainnya. apakah itu benar?

Awalnya sebelum saya terkena vertigo ada beberapa ciri yang terjadi pada diri saya:

1. Telinga terasa berdenging dan perasaan itu sangat aneh dan mengganggu

2. Tekanan darah naik ( kurang tidur, banyak pikiran, dan kurang olah raga)

3. Kepala terasa pusing tiba-tiba, seakan ada palu yang memukul.

Pada saat terkena vertigo itu yang saya rasakan sendiri adalah :

1. Sekitar saya berputar-putar kuat

2. Sulit mengendalikan diri

3. Perut terasa mual dan mau muntah

Setelah periksa ke Dokter, saya mendapatkan beberapa saran :

1. Jangan minum kopi (salah satu faktor darah tinggi)

2. Tidur teratur

3. Bila terkena vertigo langsung berbaring

4. Bersihkan telinga secara rutin  (tempat dimana terdapat kelenjar keseimbangan)

5. Bila tekanan darah tinggi makan-makananyang dapat menurunkan tekanan darah ( saya terapkan makan timun)

Dan Alhamdulillah setelah saya menerapkan hal tersebut sampai sekarang vertigo yang pernah saya alami tidak pernah  kambuh lagi.

Setelah saya cari apakah vertigo yang saya alami adalah gejala penyakit serius, hal tersebut nampaknya tidak. karena setelah saya terkena vertigo saya menerapakan konsep hidup sehat , dan selalu optimis dan positif thinking.

” We are what we ate, dan penyakit itu timbul juga dari pikiran kita jadi mari kita mulai hidup sehat dan selalu positif dalam berpikir.”

Terima kasih, semoga pangalaman dari saya ini dapat membantu.

 

 

February 16, 2012 Posted by: Leave a comment - Permalink